Berita Terkini

Sembahyang Bersama Lanjut Rapat Pleno Rutin Mingguan

Sembahyang Bersama Lanjut Rapat Pleno Rutin Mingguan KPU Klungkung menggelar persembahyangan besama di hari purnama sasih kesanga dan dilanjutkan dengan rapat pleno rutin mingguan selasa (15/02) di kantor setempat. Hari purnama atau saat bulan penuh (Sukla Paksa) tersebut dirayakan untuk memuja Ida Sang Hyang Widi dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Candra dan Sang Hyang Ketu sebagai dewa kecemerlangan dan untuk memohon cahaya suci, kesempurnaan, berkah dan karunia dengan menghaturkan sesajian canang pada setiap pelinggih di kantor KPU Klungkung. Persembahyangan tersebut yang di ikuti seluruh jajaran KPU Klungkung ujur Suka Astrewan. Sehabis persembahyangan dilanjutkan dengan rapat pleno rutin mingguan di ruang rapat kantor KPU Klungkung. Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Klungkung I Gst Lanang Mega Saskara diikuti oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan I Gede Suka Astreawan, Divisi Hukum dan Pengawasan I Wayan Sumerta, Divisi Perencanaan, Program dan Data Sang Ayu Mudiasih, Sekretaris  Putu Gde Eka Swambara, Kasubbag Hukum, AA Gede Agung Wisnu, Kasubag Tekmas I Nyoman Twina Oka dan Kasubag Perencanaan, Program dan Data I Gede Rudy Tanaya serta notulen M. Nurseha Prasetyo. Pada rapat pleno minggu ini ditetapkan sejumlah kegiatan seperti Kegiatan sosialisasi SPIP, Pembahasan SOP, koordinasi dengan pihak terkait mempersipkan data untuk rekapitulasi DPB bulan kedua di tahun 2022, serta memutuskan pembuatan jadwal serta mengintruksikan kapada sekretaris untuk membuat surat tugas kepada 50% staf yang melakukan WFH dan 50% untuk WFO sesuai dengan surat intruksi Mentri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Level 2 dan Level 1 Corona Virus 19 di Wilayah Jawa dan Bali dan beberapa kegiatan yang lain lagi. Acara pleno tersebut juga di selingi dengan mendengarkan lagu indonesia raya pada pukul 10.00 Wita sesuai SE dari KPU RI. Rapat pleno dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19 bagi peserta rapat. (GSA)

Klungkung Seriusi Sosialisasi RB

Klungkung Seriusi Sosialisasi RB Ditanyakan Kompensasi Atas Ketidakpuasan Pelayanan #TemanPemilih Komisioner KPU Klungkung, I Gusti Lanang Mega Saskara, I Wayan Sumerta, I Gede Suka Astreawan, Sang Ayu Mudiasih, Sekretaris dan Seluruh Jajaran KPU Klungkung antusias mengikuti sosialisasi Reformasi Birokrasi oleh KPU Bali dan mengikutkan KPU Kabupaten/Kota lewat daring, Selasa (15/2). Narasumbernya dari KPU RI yakni Windra Subekti. Hadir Sekretaris KPU Bali Made Oka Purnama para Kabag dan staf, serta KPU Kabupaten/Kota. Selaku moderator yaitu Kabag Perdatin KPU Bali, I Made Ardana. Ada pertanyaan unik dari Budhi dari KPU Bali tentang perlu tidaknya KPU memberikan kompensasi atas ketidakpuasan pelayanan KPU kepada masyarakat atau stakeholder. Dijawab Windra tidak bisa KPU memberikan kompensasi karena terbentur regulasi. Yang dibolehkan kompensasinya sebatas pemberian makanan dan minuman." Bisa berikan mereka makan dan minum kalau lama menunggu, seperti di Garuda kalau pesawat dealy mereka diberikan makan dan minum", ujar Windra. Dia juga banyak mendapat pertanyaan dari Ibu Tia dan Ibu Santi dari KPU Bali. Narasumber juga menerima keluhan kendala teknis pengisian di LKE. Mereka mengaku punya kegiatan tapi belum paham pengisian di LKE. Tentang hal itu sudah dijelaskan tekhnisnya oleh narasumber. Menjawab tentang kinerja agen perubahan birokrasi, Windra mengatakan layaknya satu agen mampu melakukan satu perubahan. "One agent one change", jelas Windra. Sementara Sektetaris KPU Bali Oka Purnama mengatakan kalau persoalan hanya disimak bakal ribet. Harap dia ketika ada yang belum dipahami segera dikoordinasikan. Oka Purnama juga kini dihadapkan kegamangan RB dan zona integritas (ZI) itu pekerjaan siapa. Untuk di pihaknya, sementara kata Oka Purnama ditangani di Perdatin. Lalu di kabupaten menurutnya pantasnya dikerjakan Kasubbag Hukum. (sum)

KPU Klungkung Tanam Pohon Diharap Pohon Demokrasi "Berbuah" 2024

KPU Klungkung Tanam Pohon Diharap Pohon Demokrasi "Berbuah" 2024 #TemanPemilih KPU Klungkung memenuhi janjinya menyayangi lingkungan dengan menanam sejumlah pohon mengambil momen 2 tahun pemilu, di kantor setempat, Senin (14/2). Banyak dan beragam jenis pohon di tanam di halaman depan kantor dalam pot langsung ditanam oleh Ketua KPU, I Gusti Lanang Mega Saskara dan komisioner, I Gede Suka Astreawan, Sang Ayu Mudiasih dan I Wayan Sumerta serta Sekretaris KPU, Putu Gde Eka Swambara dibantu staf. Pohon tersebut yakni durian, jambu merah , jambu kristal, lemo, cempaka, blimbing dan jenis tanaman produksi lainnya. Bibit tanaman tersebut merupakan sumbangan dari empat komisioner di atas dan Sekretaris KPU. Karena kegiatan itu tidak ada alokasi anggarannya. Ketua KPU, I Gusti Lanang Mega Saskara mengatakan penanaman pohon itu dilakukan serangkaian launching 2 tahun pemilu (Senin, 14/2) dimana pemilu akan dilaksanakan Rabu (14/2-2024) sesuai Keputusan KPU RI no.21 tahun 2022 tertanggal 31/1-2022 yakni memilih capres/cawapres, calon DPD, calon DPR RI, DPRD provonsi dan DPRD kabupaten /kota." Genap pemilu serentak 2 tahun lagi sejak hari ini", tegas Ketua KPU Klungkung. Berkaitan penanaman pohon lanjut Mega Saskara adalah sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Dikatakan hidup kita sangat tergantung dari keberadaan lingkungan. Karena itu perlu dipelihara dan dilestarikan agar lingkungan bisa menyediakan kebutuhan makhluk hidup dan manusia. Selain produksinya yang diharapkan lanjut Mega Saskara dengan lingkungan yang masih lestari akan dapat menghasilkan oksigen untuk kita. Diharapkannya pada saat pemilu (2 tahun lagi) tanaman sudah berproduksi dan demokrasi juga" berbuah" pada pemilu 14/2 tahun 2024. Diharapkan terwujud pemilu yang melahirkan penguasa yang berpihak kepada rakyat sekaligus menyejahterakan masyarakat. " Mudah- mudahan pohon yang kita tanam berbuah dan demokrasi juga "berbuah" pada empat belas pebruari tahun 2024" harap Mega Saskara. ( sum)

Pemetaan Dapil KPU Klungkung di Radio Semarapura

Pemetaan Dapil KPU Klungkung di Radio Semarapura Meski KPU Klungkung dihadapkan pada kesibukan launching 2 tahun pemilu, Senin (14/2), namun 2 komisioner berusaha membagi waktu menyiarkan materi sosialidasi pemetaan Dapil di Radio Semarapura. Dua komisioner, Gede Suka Astreawan dan Sang Ayu Mudiasih kembali " cuap-cuap". Dipandu penyiar manis dan cantik (macan) yakni Gek Mita, saat itu Astreawan dengan model tanya jawab dengan penyiar, paparkan tentang pemetaan daerah pemilihan (Dapil). Dia menjelaskan definisi Dapil  prinsip Dapil dan data yang yang diperlukan dalam penyusunan Dapil. Dikatakan data agregat kependudukan kecamatan (DAK 2) dan data wilayah diperlukan dalam pemetaan Dapil seperti pemekaran wilayah  penggabungan wilayah dan pemisahan wilayah Dapil. Bersama Sang Ayu Mudiasih mereka menjelaskan juga soal jumlah kursi DPRD Kabupaten Klungkung pada pemilu tahun 2019 yang hanya 30 kursi sesuai jumlah penduduk yang hanya 215.852 dengan mengacu kepada UU No. 7 dan PKPU No. 13 tahun 2017. Disinggung juga soal tugas dan wewenang KPU Kabupatem soal pemetaan Dapil. (sum)

Pemilu 2024 KPU Klungkung Harap "Banjir Kasi Sayang"

Pemilu 2024 KPU Klungkung Harap "Banjir Kasi Sayang" #TemanPemilih Ketua KPU Klungkung, I Gusti Lanang Mega Saskara berharap pemilu, Rabu, 14/2-2024 nanti yang bertepatan dengan hari kasih sayang " banjir kasih sayang" dan masyarakat mau menerima kekalahan, sehingga pemilu berjalan kondusif. " Kami harap masyarakat saling mencurahkan rasa kasih sayang antar sesama, dan hidup berdampingan secara damai", harap Mega Saskara di sela- sela pemberian bunga dan cokelat serta masker kepada masyarakat pengendara di depan kantor KPU Klungkung, pada acara launching 2 tahun pemilu Senin, 14/2. Adapun KPU menyumbangkan 300-an masker, 100 bunga dan 100 buah cokelat. Diserahkan oleh Ketua KPU, empat anggota KPU, Sekretaris Putu Gde Eka Swambara, para Kasubbag dan Ketua Bawaslu setempat, Komang Artawan. Saat itu juga ikut bareng acara tersebut tersebut dari unsur Dinas Kominfo Klungkung. Ketua KPU mengatakan kalau masker yang disumbangkan merupakan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) setempat. Kalau bunga dan cokelat merupakan sumbangan dari komisoner dan pihak sekretariat karena pelaksanaan acara launching 2 tahun pemilu,Senin (14/2) tersebut non budgeting. Seperti konsep awal pelaksanaan launching 2 tahun pemilu mengusung konsep Tri Hita Karana yakni hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan lingkungan. Dimana konsep tersebut telah terejawantahkan dengan kegiatan sembahyang bersama ( dilaksanakan di Padmasana kantor KPU Klungkung), memberikan sumbangan masker, bunga dan cokelat kepada pengenadara di jalur Klungkung- Besakih dan melakukan penanamam bibit tanaman buah dan bunga dengan pot depan kantor." Kami sejak awal usung konsep Tri Hita Karana" ujar Mega Saskara yang didamping komisioner, I Wayan Sumerta, Gede Suka Astreawan dan Sang Ayu Mudiasih serta Sekretaris Putu Gde Eka Swambara.(sum)